Ocehan Burung

karena Awalnya adalah kata.....

Home

view:  full / summary

Dona (Part XIX)

Posted by Chris on April 6, 2010 at 3:04 AM Comments comments (4)

Sesampainya dikantor, Dona langsung mengambil Charger HPnya, karena ketika dini hari tadi Dona mau melihat pesan yang masuk, HPnya tiba-tiba mati.

 

Setelah Dona mencolokkan Hpnya ke kabel dan mulailah Hp itu mengisi baterai. Baru saja Dona hendak menyalakan HPnya, tiba-tiba masuk sekertarisnya.

 

“Bu.. sudah ditunggu meeting dengan direksi di penthouse..” kata Lani sopan.

 

“Oke Lan.. thanks ya…” Kata dona dan m...

Read Full Post »

Dona (Part XVIII)

Posted by Chris on March 30, 2010 at 12:48 AM Comments comments (1)

Bara mengetuk apartemen Rianti dengan tidak begitu kencang, dia lakukan itu karena Bara tau Rianti sudah menunggunya. Benar saja, tidak lama setelah ketukan bara pintu terbuka.

 

“kak… ini oleh2 dari makassar..” Kata Bara ketika masuk kedalam apartemen rianti. Rianti diam sambil menerima bingkisan itu.

 

Bara segera duduk di kursi tamu, dan ikut diam karena dia melihat rianti tidak begitu riang malam ini. Setelah lama memperhatikan rianti ya...

Read Full Post »

Dona (Part XVII)

Posted by Chris on March 29, 2010 at 2:01 AM Comments comments (2)

Suasana Rumah makan Makassar malam itu cukup ramai, Dona sudah mendapatkan meja untuk makan malamnya bersama Bara. Sambil menunggu bara, Dona menyempatkan diri untuk mengecek E-mail dan SMS lewat Smartphonenya.

 

“3 SMS..” kata Dona dalam hati dan memencet tombol “Oke”

 

Keempat SMS itu dari suaminya.

 

“Hai sayang, lagi dimana?? Gimana meetingnya lancar?? Me and argo miss and love you so much..” Tulis Doni...

Read Full Post »

Dona (Part XVI)

Posted by Chris on March 25, 2010 at 9:20 PM Comments comments (2)

“Dona tidak boleh tau tentang ini rianti…” jawab Doni di pinggir ranjang dengan bertelanjang dada. Kemeja dan celana kerjanya masih berserakan di ruang tamu Apartemen rianti.

 

Rianti hanya diam…

 

Doni berbalik memandang rianti, dan akhirnya rianti bicara.

 

“Don.. apa yang kau lakukan hari ini padaku, adalah hal yang paling iindah untukku don… aku sudah bahagia bisa merasakan hangatnya pelukan cintamu har...

Read Full Post »

Dona (Part XV)

Posted by Chris on March 21, 2010 at 11:58 PM Comments comments (5)

Sudah dua hari ini Dona ditugaskan oleh kantornya untuk keluar kota. Walalu panas namun makanan makassar cukup dapat membuat Dona agak betah disana. Ditambah ada bara disana, Walau Dona enggan dan sedapat mungkin untuk tidak berfikir terlalu jauh tentang bara, namun setiap ada bara, Dona merasa dia memiliki pengganti untuk Suaminya. Argo anak semata wayangnya yang sangat dia sayangi tidak begitu dia khawatirkan karena orang tua Doni pasti dengan aman menjaga anaknya.

 

Bara m...

Read Full Post »

Dona (Part XIV)

Posted by Chris on March 18, 2010 at 9:33 PM Comments comments (2)

Sore itu bara menyempatkan diri untuk memenuhi undangan kakak tirinya, Rianti.

 

Apatemen itu terlihat sangat mewah, sangatj auh sekali dengan Kos Bara yang di taman lawang, bara menenteng Helmnya dan berjalan menuju lobby Apartemen. Seorang security yang sangat minim senyum langsung menghampirinya.

 

“Ada yang bisa dibantu pak??” kata security itu tegas.

 

“Saya ingin bertemnu dengan Mba Rianti di apartemen 629..” jaw...

Read Full Post »

I Moved..... again.

Posted by Chris on March 16, 2010 at 8:51 PM Comments comments (7)

Jum’at sore itu gue naik kereta ekonomi AC… tiba-tiba HP saya bergetar… jam segini yang suka nelpon tidak lain adalah istri, tapi pas gue liat layar HP, ternyata dari salah satu teman kantor lama… karena teman yang satu ini adalah wanita, so, dengan cekatan gue menekan tombol answer… (hehehehe…)

 

“halo..” Kata gue senyum2 sendiri karena mengira dia pasti kangen ama gue.

 

“hai Kris… apa kabar loe.. ...

Read Full Post »

Dona (Part XIII)

Posted by Chris on March 9, 2010 at 10:46 PM Comments comments (4)

“Kemana saja kau selama ini bara ??” Tanya Rianti kepada adik tirinya itu. Pandangan rianti tertuju pada luka kecil pada bibir sebelah kiri bara.

 

Bara hanya diam, dia tidak tau mau bicara apa, yang jelas semua ini terlalu mengagetkannya, motornya, kakak wanitanya yang selama ini hilang yang selalu menjadi special buat bara karena semua kakaknya adalah laki-laki.

 

Sesaat ingatan bara mundur kebelakang.

 

Bara kecil sore itu bar...

Read Full Post »

Dona (Part XII)

Posted by Chris on March 8, 2010 at 11:00 PM Comments comments (2)

Wanda adalah sahabat karib Dona sejak mereka di sekolah dasar, bahkan wanda adalah teman pertama Dona ketika Dona pertama masuk kesekolah tersebut. Wanda yang memliki sikap supel yang memang sudah terlihat dari kecil, saat itu dengan sangat PD menawarkan Dona untuk duduk bersamanya.

 

Sejak saat itu, entah disengaja atau tidak Wanda dan Dona selalu bersama, dari SD bahkan sampai S1, walalupun kadang kelas mereka berbeda namun keakraban mereka tidak pernah pudar. Sampai pada ...

Read Full Post »

Dona (Part XI)

Posted by Chris on March 8, 2010 at 12:26 AM Comments comments (2)

Siang ini Rianti kembali berjanji untuk makan siang dengan Doni, ini sudah makan siang yang kesekian kalinya setelah Rianti mengajak makan doni pertama kali dulu. Rianti tersenyum setelah menutup telepon dari Doni.

 

“Akhirnya dia yang mengajakku makan siang….” Kata rianti pelan dan beranjak dari ruangannya.

 

Rianti berdiri di lobby kantornya karena Doni bilang dia akan menjemputnya. Tidak berapa lama, walaupun mobil itu masih agak jauh, ri...

Read Full Post »

Rss_feed